Psikologi
Manajemen adalah suatu studi tentang tikah laku manusia yang terlibat dalam
proses manajemen dalam rangka melaksanakan fungsifungsi manajeman untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen sangat diperlukan
untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan misalnya
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orangorang serta
sumber daya organisasi lainnya, tanpa adanya manajemen tentu semua tidak akan
berjalan dengan baik. Dengan kita memanage hal hal tersebut, tentu kita jadi
bisa melakukan hal tersebut dengan baik dan tertata.
Sedangkan
organisasi dalam arti Statis merupakan tempat kegiatan administrasi dan
manajemen berlangsung, dengan gambaran yang jelas tentang saluran hirarki
daripada kedudukan, jabatan wewenag, dan garis komando dan tanggung jawab. Sedangkan
organisasi dalam arti Dinamis merupakan proses kerjasama antara orangorang
yang tergabung dalam suatau wadah tertentu untuk mencapai tujuan bersama
seperti yang telah ditetapkan secara bersama pula. Dalam arti paling umum, psikologi
organisasi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku individu
dan perilaku kelompok dalam aturan organisasi formal. Peran organisasi dalam
sebuah perusahaan sangatlah penting, karena perusahaan didirikan untuk mencapai
suatu tujuan tertentu dan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan aktifitas,
kerja sama, dan tentu saja orang yang melakukan aktifitas tersebut atau sumber
daya manusia yang ketiga unsur ini terdapat dalam sebuah organisasi.
A. Pengertian
Manajemen
Kata manajemen
berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni
melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan
diterima secara universal. Dalam buku Manajemen Teori, Praktik, & Riset
Pendidikan, kata manajemen berasal dari bahasa Latin, yaitu dari asal kata
manus yang berarti tangan dan agere yang berarti melakukan. Katakata itu
digabung menjadi kata kerja managere yang artinya menangani. Manager
diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan
kata benda management, dan manager untuk orang yang melakukan kegiatan
manajemen.
Manajemen erat
kaitannya dengan konsep organisasi. Manajemen diperlukan ketika terdapat
sekumpulan orangorang (yang pada umumnya memiliki karakteristik perbedaan) dan
sejumlah sumber daya yang harus dikelola agar tujuan sebuah organisasi dapat
tercapai. Tujuan tersebut sangat beragam, tergantung dari jenis sebuah
organisasi. Menurut Tisnawati Sule, manajemen adalah sebuah proses yang
dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orangorang serta
sumber daya organisasi lainnya. Hakikat manajemen adalah merupakan proses
pemberian bimbingan, pimpinan, pengaturan, pengendalian, dan pemberian
fasilitas lainnya. Pengertian manajemen dapat disebut pembinaan, pengendalian
pengelolaan, kepemimpinan, ketatalaksanaan yang merupakan proses kegairahan
untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Fungsifungsi
manajemen adalah seangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan
fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapantahapan tertentu dalam
pelaksanaannya. Fungsifungsi manajemen terdiri dari empat fungsi, yaitu:
1. Perencanaan
atau Planning, yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi
kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang
tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
2. Pengorganisasian
atau Organizing, yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik
yang telah dirumuskan dalam perencanaan di desain dalam sebuah struktur
organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yangkondusif,
dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja secara efektif
dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
3.
Pengimplementasian atau Directing, yaitu proses implementasi program agar bisa
dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar
semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran
dan produktivitas yang tinggi.
4. Pengendalian
dan Pengawasan atau Controlling, yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan
seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, dan
diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.
B. Pentingnya Psikologi
Manajemen Dalam Kehidupan Sehari-hari
Psikologi
manajemen sangat berperan penting untuk kehidupan seharihari guna proses
mencapai keberhasilan dan mencapai tujuan. Dalam kehidupan seharihari manajemen
harus terkoordinir dengan baik, karena dengan adanya manajemen kita dapat
mengatur sesuatu dengan baik dan benar. Jika kita mau melakukan sesuatu tanpa
kita rencanakan cara atau strateginya maka hal yang mau kita lakukan tidak akan
ter-manage dengan baik, tidak tertata dan tidak terarah tujuannya kemana dan
untuk apa. Tentu kita perlu mempelajari psikologi manajemen agar upaya yang
dilakukan tidak menjadi siasia, dan tentunya agar strategi kita bisa tepat
untuk mewujudkan target tujuan kita dengan tertata dan terarah.
C. Contoh Manajemen Dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Manajemen Rumah. Penerapan manajemen dalam rumah yang perlu
diperhatikan seperti menata halaman rumah dengan baik, penataan ruang tamu,
penataan tempat tidur, penataan dapur dan penataan kamar mandi/toilet.
2. Manajemen Waktu. Waktu merupakan hal yang sangat berharga, dari
mulai kita bangun tidur sampai tidur kembali hendaknya diisi dengan halhal
yang baik dan bermanfaat secara optimal, efektif dan efisien. Orang yang bisa
mengatur dan mengelola waktu dalam hidupnya dia akan mendapatkan hasil yang
baik dan keberuntungan.
3. Manajemen Uang. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia pasti
mebutuhkan alat pembayaran yaitu uang. Uang digunakan dalam kehidupan seharhari
seperti untuk membeli makan, bayar ongkos kendaraan, membayar biaya sekolah,
dan keperluan lainya. Ilmu Manajemen juga diperlukan untuk memanajemen keuangan
dalam kehidupan seharihari agar tercipta sebuah perencanaan dan pengawasan
terhadap keuangan kita serta agar kita dapat mengetahui dengan jelas berapa
besar uang yang telah kita gunakan , dan dengan memanajemen keuangan kita juga
bisa mengevaluasi seberapa optimal dan efektifkah kita dalam menggunakan uang.
Organisasi
Definisi
Organisasi
Organisasi
dapat diartikan sebagai suatu alat atau wadah kerjasama untuk mencapai tujuan
bersama dengan pola tertentu ,yang perwujudannya memiliki kekayaan baik fisik
maupun non fisik.
Menurut
Rosenzweig,organisasi dapat dipandang sebagai :
(1)
Sistem sosial,yaitu orang-orang dalam kelompok,
(2)
integrasi atau kesatuan dari aktivitas-aktivitas orang-orang yang bekerja sama
dan
(3)
orang-orang yang berorientasi dan berpedoman pada tujuan bersama.Sedangkan
Allen,
berpendapat bahwa organisasi adalah suatu
proses identifikasi dan pembentukan serta pengelompokan kerja , mendefinisikan
dan mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab dan menetapkan hubungan-hubungan
dengan maksud untuk memungkinkan orang-orang bekerja sama secara efektif dalam
menuju tujuan yang ditetapkan.
Karakteristik Organisasi (Nicholas Henry, 1988
: 73):
1.
Punya
maksud tertentu, dan merupakan kumpulan berbagai manusia
2.
Punya
hubungan sekunder (impersonal)
3.
Punya
tujuan yang khusus dan terbatas
4.
Punya
kegiatan kerjasama pendukung
5.
Terintegrasi
dalam sistem sosial yang lebih luas
6.
Menghasilkan
barang dan jasa untuk lingkungannya dan sangat terpengaruh atas
setiap perubahan
lingkungan.
Dimensi
Desain Organisasi
Menurut Richard L. Daft (1998:15), dimensi desain organisasi terdiri dari 2 tipe yaitu:
1. Dimensi Struktural, yaitu dimensi yang menggambarkan karakteristik internal dari organisasi dan menciptakan suatu dasar untuk mengukur dan membandingkan organisasi.
2.
Dimensi Kontekstual, yaitu dimensi yang menggambarkan keseluruhan dari suatu
organisasi. Dimensi ini memperlihatkan susunan organisasi yang mempengaruhi dan
membentuk suatu dimensi struktural organisasi
Bentuk
Desain Organisasi
Bentuk dari desain organisasi ini ditentukan oleh tingkat formalisasi yang dilakukan, tingkat sentralisasi dalan organisasi, kualifikasi karyawan, span of control yang ada serta komunikasi dan koordinasi yang ada dalam organisasi (Robbins,2003:136). Bentuk desain organisasi terdiri dari:
a. Organic
Pada organisasi yang berbentuk organic, maka dalam organisasi ini terdapat tingkat formalisasi yang rendah, terdapat tingkat sentralisasi yang rendah, serta diperlukan training dan pengalaman untuk melakukan tugas pekerjaan. Selain itu terdapat span of control yang sempit serta adanya komunikasi horisontal dalam organisasi.
Pada organisasi yang berbentuk organic, maka dalam organisasi ini terdapat tingkat formalisasi yang rendah, terdapat tingkat sentralisasi yang rendah, serta diperlukan training dan pengalaman untuk melakukan tugas pekerjaan. Selain itu terdapat span of control yang sempit serta adanya komunikasi horisontal dalam organisasi.
b. Mostly Organic
Pada organisasi yang berbentuk mostly organic, formalisasi dan sentralisasi yang diterap
kan berada di tingkat moderat. Selain itu diperlukan pengalaman kerja yang banyak
dalam organisasi ini. Terdapat span of control yang bersifat antara moderat sampai lebar serta lebih banyak komunikasi horisontal yang bersifat verbal dalam organisasi tersebut.
Pada organisasi yang berbentuk mostly organic, formalisasi dan sentralisasi yang diterap
kan berada di tingkat moderat. Selain itu diperlukan pengalaman kerja yang banyak
dalam organisasi ini. Terdapat span of control yang bersifat antara moderat sampai lebar serta lebih banyak komunikasi horisontal yang bersifat verbal dalam organisasi tersebut.
c. Mechanistic
Pada organisasi yang berbentuk mechanistic, terdapat ciri-ciri yaitu: adanya tingkat formalisasi yang tinggi, tingkat sentralisasi yang tinggi, training atau pengalaman kerja yang sedikit atau tidak terlalu penting, ada span of control yang lebar serta adanya komunikasi yang bersifat vertikal dan tertulis.
Pada organisasi yang berbentuk mechanistic, terdapat ciri-ciri yaitu: adanya tingkat formalisasi yang tinggi, tingkat sentralisasi yang tinggi, training atau pengalaman kerja yang sedikit atau tidak terlalu penting, ada span of control yang lebar serta adanya komunikasi yang bersifat vertikal dan tertulis.
d. Mostly Mechanistic
Pada jenis organisasi ini, terdapat ciri-ciri yaitu: adanya formalisasi dan sentralisasi pada tingkat moderat, adanya training-training yang bersifat formal atau wajib, span of control yang bersifat moderat serta terjadi komunikasi tertulis maupun verbal dalam organisasi tersebut.
Pada jenis organisasi ini, terdapat ciri-ciri yaitu: adanya formalisasi dan sentralisasi pada tingkat moderat, adanya training-training yang bersifat formal atau wajib, span of control yang bersifat moderat serta terjadi komunikasi tertulis maupun verbal dalam organisasi tersebut.
Sumber Daya Organisasi
- Sumber Daya
Manusia
- Sumber Daya
Informasi
- Sumber Daya
Fisik
- Sumber Daya
Keuangan
- Sumber Daya
Alam
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar